Pentingnya Sebuah Manajemen Klinik Pratama

manajemen klinik pratama

Segala hal yang berkaitan dengan manajemen harus dilakukan dengan maksimal agar operasional bisa tetap  berjalan. Hal tersebut juga berlaku untuk manajemen klinik pratama yang merupakan fasilitas kesehatan di tingkat pertama. Sebagai fasilitas kesehatan dasar maka tentunya pihak manajemen klinik pratama harus bisa memberikan fasilitas yang terbaik.

Tentunya menjadi sebuah kebanggaan juga apabila pasien yang datang ke klinik bisa sembuh total sehingga tidak perlu lagi berobat ke fasilitas kesehatan yang lebih besar, untuk itu pihak manajemen memang harus memiliki pengetahuan akan manajemen yang baik demi menjadi fondasi kelancaran operasional manajemen di klinik pratama tersebut. Pasien yang datang tentunya juga bisa menilai baik buruknya manajemen sebuah klinik dari cara mereka dalam mengelola fasilitas kesehatan tersebut. Agar terciptanya sebuah manajemen yang baik maka tentunya semua pihak harus bisa mengetahui tentang manajemen ini. Berikut ini pihak-pihak yang harus ambil bagian dalam menjalankan manajemen klinik pratama :

Manajemen Klinik

Pihak Manajemen Klinik menjadi tonggak untuk memperkuat fondasi dari pelaksanaan manajemen klinik pratama yang baik. Pihak manajemen haruslah membuat aturan yang tepat agar pelaksanaan manajemen bisa lebih terarah, maka dari itu jika Anda menjadi bagian dari sebuah manajemen klinik, Anda harus bisa memberikan peraturan yang tepat sesuai dengan pelaksanaan manajemen yang baik. Kemudian Anda juga harus membekali diri Anda dengan pengetahuan tentang manajemen, maka dari itu dalam bagian manajemen klinik dibutuhkan orang yang tidak hanya paham masalah pelayanan kesehatan saja melainkan juga paham mengenai masalah manajemen. Regulasi pelayanan kesehatan tentunya terus diperbarui dan pihak manajemen harus bisa selalu mengupdate informasi mengenai hal tersebut.

Petugas Medis

Petugas medis biasanya merupakan orang-orang yang akan berhubungan langsung melayani pasien yang ingin berobat maka dari itu petugas medis merupakan garda terdepan dari kualitas manajemen klinik pratama yang terbaik. Petugas medis juga menjadi tolok ukur bagi masyarakat yang berobat tentang pelayanan kesehatan yang baik di klinik tersebut. Petugas medis juga dituntut untuk bisa menggunakan aplikasi sistem manajemen rumah sakit dengan baik. Maka dari itu tugas petugas medis dalam pelaksanaan manajemen klinik pratama itu sangatlah banyak.

Dokter

Tak terkecuali, dokter juga menjadi bagian dari pelaksanaan manajemen klinik pratama, seorang dokter yang bekerja pada sebuah klinik pratama tentunya harus menaati aturan manajemen yang ada  pada klinik tersebut agar bisa membuat klinik pratama bekerja dengan sebagaimana mestinya. Dokter tidak boleh acuh tak acuh dan harus ikut serta dalam pelaksanaan manajemen klinik pratama. Dengan kesadaran dari semua pihak tentang pentingnya pelaksanaan manajemen klinik pratama yang baik maka tentunya akan tercipta sebuah klinik yang berkualitas untuk masyarakat.

Tips Optimalkan Manajemen Klinik Kesehatan

manajemen klinik kesehatan

Sebagai seorang pengelola dari fasilitas kesehatan maka tugas yang diemban tidaklah mudah. Dalam mengelola fasilitas kesehatan tentunya yang harus dipelajari tidak hanya masalah kesehatannya saja, namun juga hingga ke bagian bidang pelayanan dan manajemennya. Hal tersebut harus diperhatikan bahkan pada fasilitas kesehatan pratama seperti misalnya klinik. Karena biasanya masyarakat akan datang ke klinik kesehatan terlebih dahulu, maka tentunya manajemen klinik kesehatan harus bisa dijalankan dengan baik oleh klinik tersebut. Dengan demikian klinik kesehatan bisa memberikan pelayanan yang maksimal untuk semua masyarakat yang datang berobat. Jika Anda ingin mengoptimalkan manajemen klinik kesehatan di tempat Anda bekerja saat ini maka Anda bisa lakukan beberapa tips berikut ini :

Edukasi Staff Medis

Ada banyak hal yang harus diberitahukan kepada staf medis perihal manajemen klinik kesehatan yang baik. Salah satunya hal yang harus diedukasi adalah perihal pemberitahuan kepada pihak pasien tentang rincian pelayanan kesehatan yang diberikan setelah pasien berobat beserta rincian biayanya, karena tidak semua biaya pelayanan kesehatan bisa ditanggulangi oleh BPJS, ada juga pelayanan kesehatan yang tidak ditanggung oleh BPJS. Maka agar pasien bisa mempersiapkan dananya, pihak staf medis wajib memberitahukan sebelumnya, agar bisa didapat informasi apakah sekiranya pasien mampu untuk membayarnya atau tidak. Hal ini berkaitan juga dengan manajemen operasional klinik agar bisa berjalan dengan baik maka tentunya tidak boleh melepaskan unsur perhitungan dana yang digunakan dalam melayani kesehatan pasien. Tentunya  keselamatan pasien diutamakan namun manajemen operasional dan finansial juga penting agar klinik bisa tetap beroperasi seperti biasa.

Upgrade Metode Pembayaran Online

Saat ini sudah eranya digital, kebanyakan masyarakat saat ini sudah terbiasa melakukan transaksi online. Maka dari itu tentunya akan sangat memudahkan pasien jika pembayaran atas pelayanan kesehatan di klinik  bisa dilakukan secara online, bisa lewat transfer atau dengan akun e-money misalnya OVO, Linkaja dan lainnya. Dengan adanya pilihan metode pembayaran online maka tentunya pasien yang berobat akan lebih nyaman dalam bertransaksi sehingga kelancaran pelayanan kesehatan juga bisa lebih maju. Dalam manajemen klinik kesehatan hal ini bisa dijadikan tips jitu untuk memperlancar pelaksanaan manajemen klinik kesehatan.

Meninjau manajemen klinik kesehatan Secara Berkala

Tentunya agar bisa dilihat bahwa metode yang digunakan dalam manajemen klinik kesehatan itu berjalan dengan baik atau tidak maka Anda sebagai petugas  yang berwenang dari klinik tersebut haruslah senantiasa meninjau manajemen klinik kesehatan yang telah dijalankan secara berkala. Dengan demikian bisa diambil evaluasi untuk bisa terus mempertahankan manajemen klinik kesehatan yang telah dilaksanakan atau menggantinya dengan yang lebih efektif. Dengan adanya evaluasi ini maka manajemen klinik kesehatan bisa semakin sempurna dari waktu ke waktu,

Keunggulan Sistem Informasi Rawat Inap Berbasis Web

sistem informasi rawat inap

Sistem Informasi rawat inap digunakan sebagai sumber informasi ketersediaan kamar untuk perawatan inap yang ada di rumah sakit secara tepat dan akurat, sehingga pihak pasien dan pihak rumah sakit mengetahui kerumah sakit mana sebaiknya pasien harus pergi. Saat ini kecanggihannya, disediakan sistem informasi seputar rawat ini dalam basis web, sehingga lebih mempermudah untuk para pengguna atau pasien.

Sistem Informasi Rawat Inap Berbasis Web

Sistem informasi berbasis web memiliki fungsi untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan dan juga mendistribusikan suatu informasi untuk keperluan organisasi atau masyarakat umum. Dengan begitu, sistem informasi mengenai rawat inap berbasis web berfungsi untuk mengumpulkan dan menyimpan segala hal mengenai perawatan inap pada suatu rumah sakit, mulai dari pendaftaran, sampai dengan ketersediaan kamar untuk rawat inap.

Sistem informasi yang digunakan oleh rumah sakit mampu melakukan perekaman jejak data rumah sakit termasuk, dokter, perawat, admin, dan data pasien. Semua fitur yang tersedia pada web sistem informasi rumah sakit mudah digunakan oleh semua orang, serta menampilkan tanggapan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Fitur-fitur yang Ada di Web Sistem Informasi Rumah Sakit

1. Reservasi

Fitur ini memudahkan pasien dalam proses administrasi reservasi kamar untuk rawat inap, dengan pengelolaannya yang lebih mudah, efektif dan efisien.

2. Rekam Medis

Dengan sistemnya yang terhubung dengan pasien, maka jejak medis pasien pun akan secara otomatis terekam pada web sistem informasi rumah sakit, hal ini semakin mempermudah pihak rumah sakit dan pihak pasien dalam mengetahui informasi mengenai riwayat perawatan dan kesehatan pasien.

3. Apotek

Fitur ini berguna untuk mendapatkan resep obat secara elektronik dan mudah dipahami dibanding dengan resep dokter secara langsung yang ditulis tangan. Fitur ini memberi pengaruh lebih baik yakni membuat pasien tidak perlu mengantri untuk mendapatkan dan mengambil obat di apotek rumah sakit.

4. Enterprise Resource Planning

Fitur ini memudahkan pihak rumah sakit dalam mengelola seluruh bagian rumah sakit dari mulai inventaris, administrasi, sampai dengan data keuangan rumah sakit.

Sistem informasi rawat inap pada rumah sakit memiliki sistem informasi yang aman dan terintegrasi, sehingga tidak mudah untuk dimanipulasi yang bisa membuat dampak negatif baik untuk pihak rumah sakit atau untuk pihak pasien itu sendiri. Sistem informasi pada rumah sakit dengan berbasis web, memiliki keunggulan tersendiri yakni penyimpanan dan pengaksesan data rumah sakit dalam ukuran yang besar, serta mampu memberikan solusi sehingga dapat menghasilkan informasi dan laporan data yang komprehensif.

Sistem informasi rawat inap memang sudah menjadi hal yang harus dikembangkan dalam bidang kesehatan di Indonesia, hal ini dikarenakan agar bidang kesehatan Indonesia mampu mengalami kemajuan pesat mulai dari informasi kamar rawat inap sampai dengan kualitas pelayanan rumah sakit.

SIMSRS Sebagai Sistem Manajemen Rumah Sakit

sistem manajemen rumah sakit

Sistem manajemen rumah sakit merupakan  sistem koordinasi antar berbagai pihak yang terlibat dengan menggunakan proses perencanaan, perngorganisasian, dan pengendalian untuk mencapai suatu tujuan. Sistem manajemen pada rumah sakit dipengaruhi oleh berbagai hal seperti, lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan keturunan.

Sistem Informasi Rumah Sakit

Berikut merupakan sistem informasi yang dikelola secara digital pada rumah sakit (Laudon, 2004).

1. Supply Chain Management System

Sistem informasi yang berfungsi untuk hubungan antara rumah sakit dengan pihak pemasok, seperti pasokan bahan baku, obat-obatan, dan peralatan medis. Sistem informasi ini dilakukan untuk menjamin ketersediaan barang.

2. Enterprise System

Sistem informasi yang berfungsi untuk mengkomputerisasi hal-hal yang berada pada internal rumah sakit, dan mengkoordinasi proses-proses internal rumah sakit seperti, data dari semua  unit yang ada di rumah sakit yakni, front office, data layanan rawat inap dan rawat jalan, laboratorium, poliklinik, keuangan dan yang lainnya.

3. Customer Relationship Management System

Sistem informasi yang berfungsi untuk mendigitalisasikan hubungan antara pihak rumah sakit dengan pasien, pengguna jasa kesehatan dan yang lainnya. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa aman dan nyaman kepada pihak pasien atau pengguna jasa kesehatan.

4. Knowledge Management System

Sistem informasi ini berfungsi untuk mencatat atau mengkomputerisasikan sistem manajemen pengetahuan yang ada di rumah sakit, seperti mencatat laporan manajerial, dan hal-hal yang menimbulkan suatu pengetahuan baru.

SIM-RS Sebagai Aplikasi Sistem Informasi Manajemen RS

SIMRS atau Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit adalah suatu sistem teknologi informasi dan komunikasi yang mencatat, mengolah, dan memproses seluruh proses dan aktivitas rumah sakit dalam bentuk jaringan koordinasi, prosedur administrasi, dan pelaporan. SIM-RS menjadi sistem manajemen rumah sakit yang berguna untuk memperoleh informasi pada rumah sakit secara tepat dan juga akurat.

SIM-RS juga menjadi hal yang diwajibkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, sehingga setiap rumah sakit harus memiliki sistem informasi manajemennya sendiri. Dan untuk pembuatannya, diperlukan persyaratan yang harus dipenuhi untuk kemudian ditetapkan oleh menteri kesehatan. Hal-hal yang menjadi persyaratan utama dalam SIM-RS adalah adanya kegiatan front office, kegiatan back office, serta komunikasi dan kolaborasi.

Untuk fungsi lainnya dari SIM-RS adalah, berfungsi sebagai sistem untuk mencatat administrasi secara digital, menyusun berkas rumah sakit dengan rapi dan tidak berceceran, menjadi sistem untuk verifikasi klaim BPJS secara cepat dan mudah, menghitung persediaan obat, mengetahui adanya obat ED, membantu membuat laporan secara otomatis, dan menjaga keutuhan data.

Sistem informasi menjadi hal penting dalam sistem manajemen rumah sakit, hal ini karena dengan adanya informasi yang akurat, maka akan lebih memudahkan dalam menjalankan serangkaian perencanaan, pengorganisasian dan pengendalian dari suatu tujuan. Manajemen rumah sakit juga membantu meningkatkan mutu rumah sakit itu sendiri.